2 Jenis Tanaman Jahe Paling Banyak Di Cari

Jahe adalah salah satu jenis makanan atau rempah-rempah yang di dapat dari akar,yang mana tanaman ini sangat terkenal karena memiliki rasa pedas dan juga terasa hangat apabila dikonsumsi dengan seduhan air hangat. Tanaman jahe ini diperkirakan berasal dari negara bagian India selatan,yang mana sampai saat ini saja masih sangat banyak para petani yang membudidayakan tanaman jahe ini.

2 Jenis Tanaman Jahe Paling Banyak Di Cari

Tanaman Jahe ini pun juga sangat terkenal berbagai negara seperti di negara Indonesia, India, Tiongkok dan negara-negara Afrika. Jahe merupakan tanaman rimpang yang mana tanaman ini mempunyai ciri pertumbuhan yang menjalar dibawah permukaan tanah serta dapat menghasilkan beberapa jenis tunas baru dan juga terdapat akar baru dari bagian ruas-ruasnya.

Tanaman Jahe ini sangat banyak memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan yang mana sangat penting bagi tubuh manusia,yang mana dapat dikonsumsi secara segar maupun ditambahkan ke berbagai hidangan makanan sebagai penambah daya tarik serta penambah cita rasa yang kuat pada berbagai macam makanan terutama makanan khas Indonesia,serta dapat juga diolah menjadi jamu, dodol jahe, permen jahe, selai jahe dan teh jahe.

Baca Juga: Fakta Unik Dibalik Pohon Trembesi

Tanaman jahe ini memiliki rasa yang pedas namun dapat menghangatkan. Rasa Pedas yang dimaksud bukanlah rasa pedas seperti halnya  cabai,melainkan rasa pedas karena sangat hangat. Pada bagian daging jahe ini dominan berwarna kuning sedikit keputihan. Dan juga tanaman jahe ini juga terdapat beberapa macam yaitu, jahe gajah, jahe kuning, dan jahe.

Tanaman jahe ini juga cocok untuk dimasak dan dijadikan untuk sebuah sajian minuman karena memang mempunyai rasa yang begitu hangat dan berfungsi secara optimal untuk menghangatkan badan terutama kala cuaca sedang dingin.

Pohon Jahe

Untuk bentuk dari bibit tanaman jahe  ini setdiaknya hampir sama dengan tanaman rimpang lainnya , namun ada beberapa ciri yang bisa kita kenali seperti :

  • Ciri yang pertama adalah bahwa tanaman jahe ini dominan sekali memiliki batang semu
  • Ketinggian pohon jahe ini rata-rata antara 30-120cm , Namun rata rata memiliki tinggi sekitar 30-50cm.
  • Daun dari tanaman jahe ini memiliki ukuran yang cukup sempit dengan panjang hanya mencapai 15-23 mm.
  • Untuk bagian tangkai daunnya sendiri tanaman jahe ini lebih sedikit berbulu dan memiliki panjang antara 2-4 mm.
  • Jahe ini memiliki bunga.
  • Batang nya tersembul keluar dari dalam tanah bukan dari batang daun
  • Berbetuk seperti tongat, gagang bunga tidak  memiliki berbulu, bunganya berwarna merah terang dan dilindungi oleh daun yang berwarna hijau yang lebat.

JAHE MERAH

Tanaman jahe merah, merupakan varietas unggulan lainnya dari jenis jahe,tanaman jahe merah sendiri memiliki nama latin Zingibri officinalio yang mana jenis jahe merah merupakan varietas rubrum yang masih saudara dengan jenis tanaman rimpang jenis lainnya. Tanaman jahe merah sendiri sebenarnya sudah cukup terkenal dan agak berbeda dengan jenis jahe pada umumnya dan tentunya sudah terkenal terlebih dahulu untuk digunakan sebagai bahan obat serta  tanaman rempah untuk bahan baku pembuatan masakan.

Bagian daun tanaman jahe merah ini cenderunh agak sedikit menyirip dan tentunya mempunyai bagian tangkai daun yang agak sedikit berbulu. Pada bagian mahkota bunga tanaman jahe ini di dominasi denganbentuk menyerupai sebuah tabung dengan bagian helai yang terlihat agak sempit serta mempunyai ujung yang cukup lancip,tangkai jahe merah ini juga dominan mempunyai warna agak kuning sedikit kehijauan.

Tanaman Jahe ini mempunyai rimpang di dan dominan sekali mempunyai bentuk yang hampir mirip dengan jemari manusia,namun agak sedikit mengembung,dan agak luas antara bagian sela-sela ruas tengahnya.

Jahe merah adalah salah satu varietas lain dikiutip dari sumber terpercaya tbahwa anaman yang masih termasuk bagian dari suku Zingiberaios atau dalam istilah bahasa indonesia disebut dengan suku temu-temuan. Maka,N]nama latin yang diberikan untuk tumbuhan jahe merah ini dinamai dari literasi berbahasa yunani yaitu zingiberios redicon, dan bahasa sansekertanya adalah singaberias, pemberian nama ini dikeluarkan oleh tokoh dunia yang mempunyai nama William Roxburgh.

     1. Mempersiapkan media tanam

Langkah yang pertama adalah dengan menyiapkan media tanam dari tanaman jahe ini. Media tanam dari jahe bisa menggunakan polybag ataupun jenis karung bekas yang bisa  membuat anda hemat biaya.

Untuk isian dari bahan polybag itu sendiri maka dapat di isikan dengan  perbandingan 1:1:1 yakni antara tanah , pasir dan juga pupuk NPK.

     2. Menyiapkan bibit jahe

Langkah selanjutnya adalah dengan menyiapkan bibit jahe yang akan kita budidayakan. Usahakan bibit yang di gunakan adalah bibit unggul yang dimana memiliki ciri berumur tua , bebas dari hama dan jamur  , selain itu juga tidak ada bekas luka di bibitnya.

Setelah anda memiliki bibit tanaman jahe, maka tahap selanjutnya ialah merendam di dalam cairan yang sudah di campur fungisida selama kurang lebih sekitar 15 – 20 menit yang dimana dalam hal ini merupaka suatu langkah positif yang mempunyai tujuan untuk membasmi berbagai macam jenis bakteri jahat yang ada di dalam bibit jahe.

Secara struktural tanaman jahe merupakan satu dari sekian banyak jenis tanaman yang termasuk kedalam tanaman serbaguna. Yang mana tanaman jahe ini sudah di fugsikan untuk mengobati gejala muntah,mual dan pusing yang dilakuan selama berabad-abad lamanya,tanaman jahe ini telah digunakan untuk berbagai macam jenis pengobatan dan juga dapat digunakan sebagai bumbu masakan

Perhatikan terlebih dahulu jika ingin mengkonsumsi jahe,karena pasalnya jahe ini juga dapat merusak jaringan dan sel-sel di dalam tubuh,hal ini dikarenakan bahwa tanaman jahe mempunyai sifat panas dan kuat, maka jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa dosis yang di anjurkan,maka hal ini justru dapat memicu datangnya gangguan pada organ pencernaan yang ada di dalam tubuh anda,terutama pencernaan.

Mengurangi Rasa Sakit Secara Optimal

Suatu penelitian yang dilakukan oleh para ahli di University of Georgia telah menyatakan bahwa manusia yang rutin mengkonsumsi suplemen yang terbuat dari bahan utama dari jahe,dan setidaknya dilakukan setiap hari maka dapat mengurangi sakit-sakit yang terjadi pada area sekitar otot dan sendi yang diakibatkan oleh adanya berbagai macam aktivitas,baik itu bekerja maupun berolahraga hingga 25%. Dan juga manfaat jahe ini dapat mengurangi rasa sakit dan juga rasa nyeri  di persendian akibat terjadinya reaksi dysmenorrhea, yakni rasa sakit pada saat akan menstruasi. Dalam suatu penelitian juga menyebutkan bahwa sekitar hampoir 75% wanita akan merasakan sakit yang dikarenakan oleh menstruasi akan berkurang secara drastis setelah mengkonsumsi suplemen atau minuman dari ekstrak jahe atau jahe merah.

Menghilangkan Bau Mulut

Air ekstrak dari tanaman jahe yang sudah di peras,,aka yang di dapat dari Jahe ini juga dapat menghilangkan bau mulut. Secara menyeluruh penyebab bau mulut ini dapat diatasi dengan kandungan di dalam jahe yakni Vitamin C yang terkandung dalam Jahe,Vitamin C ini dapat membunuh bakteri yang ada di sela-sela  dan juga membersihkan di bagian gusi mulut yang menjadi penyebab utama bau mulut. Caranya cukup mudah anda dapat mencampurkan satu sendok air perasan jahe ke dalam air hangat dan kumur selama beberapa menit.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>